top of page
Pertamina Patra Niaga Optimalkan Decision-Making lewat Training Customer Analytics

Government & BUMN

Data Analytics

Ready to Unlock Your Team's Potential?
Consult Free Session Now!

“Banyak hal baru dipelajari, kapabilitas fasilitatornya mumpuni. “

PSO Fuel Planning at Pertamina Patra Niaga

Ringkasan Eksekutif

Tim Pertamina Patra Niaga menghadapi tantangan dalam mengoptimalkan pemanfaatan data pelanggan untuk mendukung proses pengambilan keputusan bisnis yang lebih efisien dan akurat.


Sebagai perusahaan energi besar, terdapat kebutuhan mendesak untuk membekali karyawan dari berbagai unit kerja dengan keterampilan analisis data, mulai dari mengidentifikasi masalah bisnis hingga mengolah data mentah menjadi wawasan strategis.


Untuk mengatasi tantangan ini, RevoU mengadakan pelatihan "Customer Data Analytics for Business User" selama 2 hari secara offline.


Program ini dirancang intensif mencakup pemikiran analitis, pembersihan data menggunakan Power Query, hingga penggunaan statistik dasar dan eksperimentasi bisnis seperti A/B Testing.


Selain materi teknis, peserta juga dibekali dengan keterampilan pemanfaatan AI (ChatGPT/Gemini) untuk mempercepat proses pelaporan. Pelatihan diakhiri dengan Capstone Project di mana peserta langsung mempraktikkan pengolahan data volume penjualan BBM dan revenue untuk menghasilkan rekomendasi bisnis yang nyata.

Industry

Government & BUMN

Program

Data Analytics

Role of Participants

Satisfaction Rate

4.7/5

Training Format

Offline

Tentang Pertamina Patra Niaga

Pertamina Patra Niaga sebagai Subholding Commercial & Trading dari PT Pertamina (Persero), menjalankan rantai kegiatan bisnis hilir mulai dari penerimaan, penimbunan dan penyaluran produk BBM, LPG, pelumas dan petrokimia untuk memenuhi kebutuhan energi nasional maupun internasional.

Tantangan yang Dihadapi

Tim Pertamina Patra Niaga menghadapi beberapa tantangan utama dalam mengelola data pelanggan:

  • Kesenjangan keterampilan analitis: Karyawan membutuhkan framework yang sistematis seperti 5 Whys dan Fishbone untuk mendefinisikan akar masalah bisnis secara tepat.

  • Pengolahan data yang belum optimal: Adanya kendala dalam menangani kualitas data (data cleaning), seperti data duplikat dan missing values, yang menghambat kecepatan analisis.

  • Kebutuhan akan budaya kerja berbasis data: Diperlukan standarisasi dalam memahami metrik bisnis (AARRR) dan cara menyajikan data agar mudah dipahami oleh pemangku kepentingan.

Instructors

Rahmat Hidayatullah

Principal of Data

XLSMART

Solusi

RevoU mengadakan pelatihan khusus strategi analisis data pelanggan yang ditujukan bagi tim Pertamina Patra Niaga.


Pelatihan ini dilakukan secara offline dan mencakup topik-topik berikut:

  • Data Analytics Framework: Memahami alur kolaborasi data dan identifikasi sumber data relevan di unit kerja. Business Problem 

  • Definition: Penerapan framework 5 Whys dan Issue Tree untuk memetakan kebutuhan data berdasarkan isu bisnis. Data Cleaning & 

  • Quality: Praktik langsung menangani data tidak relevan menggunakan Pivot Table dan Power Query.

  • Exploratory Data Analysis (EDA): Menggunakan statistik dasar seperti central tendency dan correlation untuk mendeteksi pola bisnis.

  • Advanced Analytics & AI: Simulasi skenario bisnis dengan A/B Testing serta penggunaan AI Prompt Design untuk otomasi laporan.

Sebagai bagian dari pelatihan ini, peserta mengerjakan Capstone Project Assignment, di mana mereka melakukan analisis mendalam terhadap data penjualan per wilayah (seperti Jawa Barat dan Jawa Timur) serta menganalisis tren pertumbuhan revenue produk seperti Pertamax Turbo dan Dexlite.

Hasil Pelatihan

Setelah mengikuti pelatihan, terdapat +82.4% Learning Growth dan tim Pertamina Patra Niaga kini mampu:

  • Mengidentifikasi wawasan kritis, seperti temuan bahwa 60% volume penjualan BBM disumbang oleh wilayah tertentu, serta melakukan audit performa produk yang mengalami penurunan revenue. 

  • Melakukan proses data cleaning secara mandiri dan sistematis, mengurangi ketergantungan pada proses manual yang memakan waktu.

  • Mengadopsi penggunaan tools AI untuk mempercepat pembuatan insight harian, sehingga fokus tim dapat beralih dari sekadar mengolah data menjadi merumuskan strategi bisnis.

bottom of page