
Kemenkes RI Dorong Inovasi Konten Digital lewat Pelatihan AI for Marketing
Government & BUMN
Artificial Intelligence

“Banyak banget materi yang insighful untuk penggunaan medsos dan AI sehari-hari”.
Public Relations Officer at Kemenkes
Ringkasan Eksekutif
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menghadapi tantangan dalam memperkuat kompetensi digital stafnya untuk menghadapi transformasi teknologi di sektor kesehatan.
Fokus utama adalah meningkatkan kemampuan dalam komunikasi publik, efisiensi kerja, serta inovasi konten digital menggunakan teknologi terbaru.
Untuk mengatasi tantangan ini, RevoU menyelenggarakan workshop "AI for Content Creation" selama 2 hari secara offline di Bogor. Program ini mencakup pemanfaatan Generative AI untuk produksi konten kreatif dan implementasi AI Agents serta sistem automasi menggunakan n8n untuk meningkatkan produktivitas tim.
Selain sesi teori, peserta juga terlibat dalam hands-on exercise dan Group Capstone Project untuk membuat kampanye video berbasis AI. Pelatihan ini diikuti oleh 50 peserta yang mendapatkan bimbingan langsung dari instruktur dan tim fasilitator untuk memastikan pemahaman teknis yang mendalam.
Industry
Government & BUMN
Program
Artificial Intelligence
Role of Participants
Satisfaction Rate
4.8/5
Training Format
Offline
Tentang Kemenkes RI
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) adalah lembaga pemerintah yang bertanggung jawab atas sektor kesehatan di Indonesia. Kemenkes berkomitmen memperkuat kompetensi digital aparatur dan stafnya dalam menghadapi transformasi teknologi untuk mendukung pelayanan masyarakat yang lebih baik.

Tantangan yang Dihadapi
Kemenkes RI menghadapi beberapa tantangan utama dalam adopsi teknologi digital di lingkungan kerja:
Kurangnya pemahaman praktis tentang Generative AI: Staf membutuhkan keterampilan untuk menghasilkan konten digital (teks, gambar, video) yang relevan dengan kebutuhan komunikasi publik secara cepat.
Kebutuhan akan efisiensi operasional: Proses kerja manual dalam manajemen data dan komunikasi digital perlu didigitalisasi melalui sistem automasi.
Mitigasi risiko teknologi: Perlunya pemahaman tentang etika AI, termasuk penanganan bias dan misinformasi dalam produksi konten resmi pemerintah.
Instructors

Malvin Pangestu
Sr. Acquisition Manager
RevoU



Solusi
Untuk mengatasi tantangan tersebut, RevoU mengadakan pelatihan intensif terkait pemanfaatan AI yang ditujukan bagi staf Kemenkes RI.
Pelatihan ini dilakukan secara offline dan mencakup topik-topik berikut:
AI untuk Konten Digital Kreatif: Teknik prompting untuk menghasilkan konten teks, gambar, video, dan audio yang relevan.
AI-Driven Content Marketing: Strategi memanfaatkan AI untuk meningkatkan efektivitas komunikasi publik.
AI Agents & Automation Systems: Konsep dasar AI Agents dan praktik membangun workflow automasi menggunakan n8n.
Low-Code Workflow Integration: Menghubungkan berbagai platform seperti Slack dan Google Sheets untuk efisiensi operasional.
Ethical AI & Risk Mitigation: Penerapan prinsip etika dalam penggunaan AI untuk menghindari misinformasi dan menjaga privasi data.
Sebagai bagian dari pelatihan, peserta mengerjakan Group Capstone Project berupa pembuatan AI-Generated Campaign Video, di mana mereka mengintegrasikan seluruh tools yang telah dipelajari menjadi hasil karya yang aplikatif.
Hasil Pelatihan
Setelah mengikuti pelatihan, terdapat +42% Learning Growth sehingga tim Kemenkes dapat mengaplikasikan teknologi AI untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas komunikasi digital.
Tim Kemenkes mampu memproduksi konten kreatif (teks, gambar, video) menggunakan tools Generative AI dengan teknik prompting yang tepat sesuai brief komunikasi publik.
Tim Kemenkes dapat membangun sistem automasi sederhana menggunakan n8n untuk tugas operasional seperti pengambilan data dan repurposing konten, yang secara signifikan meningkatkan efisiensi kerja.
Tim Kemenkes memiliki pemahaman yang kuat mengenai etika penggunaan AI, memastikan hasil produksi konten bebas dari bias dan misinformasi sesuai standar instansi publik.











