Skip to content
Kelas Gratis
Program
Transformasi Karier
Digital Marketing with AI

7 Bulan · Program Digital Marketing No. 1 di Indonesia

Coba Kelas Gratis
Data Analytics with AI

7 Bulan · Program Data Analytics No. 1 di Indonesia

Coba Kelas Gratis
Software Engineering with AI

8 Bulan · Belajar coding lebih cerdas dengan AI dan AWS

Coba Kelas Gratis
Sertifikasi Universitas
Institut Teknologi Bandung Data-Driven Decision Making

3 Bulan · Hybrid

Coba Kelas Gratis
Kembali ke Cerita Alumni
Meninggalkan SCBD demi Kerja Remote: Cara Mike Tembus Agensi US Lewat RevoU
Digital Marketing career-switcher-23-29

Meninggalkan SCBD demi Kerja Remote: Cara Mike Tembus Agensi US Lewat RevoU

Michael Pradipta Nawa Aji, eks-Operations Coordinator yang lelah hidup di jalan, beralih ke Digital Marketing lewat RevoU FSDM dan kini bekerja 100% remote sebagai Junior Google Ads Specialist di ForsythePPC, agensi asal Amerika Serikat.

Punya jabatan mentereng di kawasan elit SCBD Jakarta sering kali dianggap sebagai puncak pencapaian karier bagi banyak anak muda. Namun bagi Michael Pradipta Nawa Aji, realitas di balik titel keren tersebut ternyata menuntut pengorbanan personal yang terlalu besar. Sebagai seorang Operations Coordinator, hidupnya habis di jalan, berpindah-pindah lokasi proyek, hingga sempat mencatat rekor hanya bisa tidur di rumah sendiri selama 8 hari dalam satu bulan.

Lelah dengan uncontrollable circumstances dan ingin memiliki waktu berkualitas bersama keluarga, Mike, sapaan akrabnya, mengambil langkah berani. Ia beralih haluan ke dunia Digital Marketing lewat RevoU FSDM.

Kini, Mike berhasil mewujudkan impiannya: bekerja 100% secara remote dari rumah sebagai Junior Google Ads Specialist di ForsythePPC, sebuah agensi pemasaran digital yang berbasis di Amerika Serikat (US).

"Dulu sebelum start kerja aja energi udah demot duluan karena habis di jalan dan kepanasan. Sekarang sejak kerja remote, saya nggak perlu mikirin macetnya jalanan. Nilai plus paling berharga buat saya adalah bisa punya waktu untuk nemenin dan bantuin Mami belanja ke pasar sehari-hari, sambil sesekali work date bareng pacar."

Bagaimana cerita Mike yang awalnya merasa "paling katro" soal Google Ads justru sukses memikat agensi internasional dan mengantongi beberapa tawaran kerja sekaligus? Mari kita bedah perjalanannya!

Michael Pradipta Nawa Aji

Dari "Ngang-Ngong" Bareng Menjadi Fondasi Kuat

Tertariknya Mike pada dunia digital marketing sebenarnya bermula dari obrolan santai bersama sepupunya yang bekerja di industri agensi. Seringnya mereka melakukan brainstorming ide campaign memicu rasa penasaran Mike untuk mendalami bidang ini dengan serius lewat Full-Stack program di RevoU.

Memulai segalanya benar-benar dari nol bukan hal yang mudah, namun Mike menemukan support system yang tepat selama masa belajarnya.

"Serunya di RevoU itu karena banyak teman yang satu frekuensi. Kita sama-sama belajar, ngulik bareng, sampai ngalamin fase 'ngang-ngong' bareng pas awal-awal ketemu materi yang susah. Untungnya, para instruktur di RevoU sangat gaul, update dengan tren masa kini, dan sangat insightful. Pertanyaan seaneh atau sesulit apa pun bisa mereka jelaskan dengan analogi yang gampang dimengerti."

Bagi Mike, fondasi dasar inilah yang membangun kepercayaan dirinya. Ia tidak hanya sekadar menghafal istilah teknis, tetapi benar-benar memahami bagaimana seorang digital marketer berpikir dan bertindak di dunia nyata.

Merayakan wisuda bersama teman-teman seangkatan di RevoU
Merayakan wisuda bersama teman-teman seangkatan di RevoU.

Strategi Pencarian Kerja: Mengantongi 5 Panggilan Wawancara

Ketika memasuki masa persiapan karier di RevoU NEXT, Mike langsung memasang target yang jelas: ia mengincar pekerjaan dengan sistem remote working. Bersama Student Development Coordinator (SDC), ia merapikan CV dan membangun portofolio yang solid.

Berbekal aset yang sudah dioptimasi, Mike bergerak aktif mengirimkan lamarannya. Dalam waktu singkat, performa portofolionya terbukti efektif menarik perhatian para rekruter.

"Baru sebulan berjalan, dari sekitar 20-an lamaran yang saya kirim, saya sudah langsung dapat 3 panggilan interview. Total selama masa pencarian kerja, saya berhasil mengantongi 5 panggilan wawancara—terdiri dari 4 agensi dan 1 perusahaan Tech MNC. Dari sana, saya berhasil maju sampai ke tahap 3 kali CEO interview dan mengamankan 2 offering letters sekaligus!"

Hasil group project selama program Full-Stack di RevoU
Salah satu group project selama mengikuti program Full-Stack di RevoU.

Modal Pede Menaklukkan Agensi Internasional

Peluang emas datang ketika Mike melihat lowongan kerja di Jobstreet dari ForsythePPC, agensi asal Amerika Serikat. Meskipun lowongan tersebut membuka posisi tingkat junior, Mike sempat merasa kurang percaya diri karena merasa materi Google Ads dan PPC (Pay-Per-Click) adalah salah satu kelemahan terbesarnya selama belajar di kelas.

Namun, ia memilih untuk menepis rasa ragu tersebut.

"Awalnya emang kurang pede, tapi saya mikir: mereka buka posisi untuk Junior, dan kemampuan bahasa Inggris saya cukup akseptabel untuk bekerja secara profesional. Jadi, modal pede duluan aja, yang penting amanlah!"

Proses rekrutmen di ForsythePPC berjalan cukup intens dan berlapis. Mike harus melewati wawancara pertama bersama HRD dan tim regional Indonesia, berlanjut ke tahap wawancara bersama Manager yang berbasis di Eropa, hingga puncaknya berhadapan langsung dengan sang pemilik (Owner) dari Amerika Serikat.

"Untungnya di RevoU kita sudah dibekali dengan template persiapan interview yang komprehensif. Kita diajarin buat ngisi dan latihan potensi pertanyaan yang bakal keluar. Jadi pas interview sesungguhnya berjalan, saya udah tahu persis harus merespons apa dengan terstruktur. Hasilnya, offering letter dari US langsung sukses diamankan."

Menariknya, di hari yang sama saat ia mendapatkan tawaran dari Amerika Serikat, Mike sebenarnya juga sedang berada di tahap akhir rekrutmen dengan agensi lokal ternama yang sangat ia incar. Namun, semesta tampaknya benar-benar mendukung impian kerjanya untuk bisa work from home.

Mengelola Kampanye Belasan Ribu Dollar dari Kamar Rumah

Kini, keseharian Mike sebagai Junior Google Ads Specialist diisi dengan tanggung jawab global. Ia memegang dan mengelola akun-akun klien besar yang tersebar di wilayah Amerika Serikat, Australia, hingga Selandia Baru.

Pekerjaan sehari-harinya meliputi pemantauan performa kampanye iklan lama (old campaigns), melakukan optimasi, mengecek metrik ROAS (Return on Ad Spend), riset kata kunci (keyword research), hingga menyusun laporan performa. Tak hanya itu, ia juga mengeksplorasi ekosistem platform digital lainnya seperti Shopify, Google Merchant Center (GMC), hingga Microsoft/Bing Ads untuk mengelola iklan dengan anggaran mingguan mencapai belasan ribu dollar.

Meskipun jam kerjanya fleksibel dan menuntut manajemen prioritas tugas berdasarkan tingkat urgensinya (high, medium, low urgency), Mike merasa ritme hidupnya jauh lebih sehat dan bahagia dibandingkan saat bekerja di lapangan dulu.

Pesan Mike: Start Before You're Ready!

Sebagai penutup kisahnya, fans berat klub sepak bola Manchester City ini memberikan satu pesan motivasi yang kuat bagi siapa saja yang ingin mengubah arah kariernya namun masih terbelenggu rasa takut:

"Start before you're ready, each progress you make today will be the foundation of your future self! Trust the process and keep upgrading yourself!"

"Mulai aja dulu sebelum kamu merasa benar-benar siap! Setiap progres kecil yang kamu buat hari ini adalah fondasi berharga untuk masa depan dirimu sendiri. Percaya pada prosesnya, dan jangan pernah berhenti untuk terus upgrade kapasitas dirimu!"