Skip to content
Kelas Gratis
Program
Transformasi Karier

Kuasai skill yang dibutuhkan perusahaan di era AI

Digital Marketing with AI

7 Bulan · Program Digital Marketing No. 1 di Indonesia

Coba Kelas Gratis
Data Analytics with AI

7 Bulan · Program Data Analytics No. 1 di Indonesia

Coba Kelas Gratis
Software Engineering with AI

8 Bulan · Bangun skill coding dengan AI & AWS

Coba Kelas Gratis
Peningkatan Karier

Untuk profesional berpengalaman yang siap naik level

Sertifikasi Universitas

Dapatkan sertifikasi resmi dari universitas ternama

Institut Teknologi Bandung Institut Teknologi Bandung Applied Data Science with AI Baru

3 Bulan · Hybrid

Coba Kelas Gratis
Institut Teknologi Bandung Institut Teknologi Bandung AI & Data-Driven Decision Making for Leaders

3 Bulan · Hybrid

Coba Kelas Gratis
Kembali ke Cerita Alumni
Bidan Ini Nekat Mulai dari Nol, Buktikan Sukses Switch Career Jadi Performance Marketing Specialist!
Digital Marketing career-switcher-23-29

Bidan Ini Nekat Mulai dari Nol, Buktikan Sukses Switch Career Jadi Performance Marketing Specialist!

Dari bidan hingga Performance Marketing Specialist, Arie membuktikan bahwa berani memulai dari nol, mengasah skill, dan memanfaatkan networking Alumni RevoU bisa membuka jalan menuju karier yang lebih baik.

Menjadi seorang bidan adalah profesi yang mulia dan sarat dedikasi. Mulai dari dinas di puskesmas, klinik, rumah sakit, hingga bertaruh nyawa membantu persalinan warga di pelosok daerah pedalaman. Namun di balik baktinya, ada realitas finansial yang sering kali menuntut seseorang untuk berani menatap masa depan secara pragmatis: panggilan jiwa tidak selalu berbanding lurus dengan kelayakan hidup.

Dilema tersebut dihadapi langsung oleh Jasmin Arumsari atau yang biasa dipanggil Arie. Setelah mengabdi di ranah kesehatan, termasuk bertugas sebagai claim analyst kesehatan, Arie mengambil langkah berani untuk banting setir (switch career) ke industri digital. Tanpa modal latar belakang korporat pemasaran, ia kini sukses berkarier sebagai Performance Marketer di Premier Grup.

"Kenyataan pahitnya, gaji dari profesi bidan di negara kita belum cukup untuk menopang masa depanku. Aku memutuskan mencari rezeki lewat jalan lain, tapi aku tetap aktif mengabdi dan ikut kegiatan sosial kesehatan agar sumpah profesi dan ilmuku tidak hilang. Menyesal karena sudah berjuang mencoba jauh lebih ringan bebannya daripada menyesal seumur hidup karena takut melangkah," ungkap Arie.

Bagaimana cerita Arie menukar pengalaman di ruang persalinan dengan dashboard iklan digital, begadang di tengah guncangan gempa demi tugas, hingga membuktikan dahsyatnya relasi komunitas Alumni RevoU? Mari kita bedah perjalanannya.

Potret Arie sebagai volunteer saat menjadi Bidan

Pengalaman sebagai Bidan di Pelosok dan Keputusan Switch Career

Pengalaman Arie di dunia kebidanan terbilang sangat kaya. Salah satu momen paling berkesan yang tak pernah ia lupakan adalah saat membantu persalinan tengah malam di pedalaman Jawa Tengah.

"Waktu itu hampir kejatuhan golok tengah malam pas mau nolong persalinan. Biasanya warga cuma pakai peniti atau gunting kecil karena percaya bisa mengusir roh halus. Tapi keluarga yang satu ini cukup parno karena tengah malam, jadi mereka bawa golok sekalian biar setannya nggak ikut," kenangnya sambil tertawa.

Meski mencintai dunia kesehatan, Arie menyadari bahwa ia butuh lompatan karier yang lebih menjanjikan secara finansial. Pilihan tersebut membawanya pada persimpangan baru. Arie tahu ia menyukai dunia pemasaran, tetapi enggan jika harus menjadi sales.

Setelah berkonsultasi intensif dengan tim konselor RevoU dan mencoba Mini Course, pilihannya mantap berlabuh di Full-Stack Digital Marketing (FSDM) Batch 19.

Pernah Tidur Hanya 3 Jam Saat Menjadi RevoU Student

Bagi seorang pemula (starting from zero), ritme belajar di RevoU Faculty menghadirkan ujian ketahanan fisik dan mental yang luar biasa. Beban tugas mingguan datang silih berganti di saat Arie masih harus bekerja penuh waktu dan menghadapi masa tutup buku akhir tahun.

"Fase RevoU Faculty adalah salah satu fase terberat di hidupku. Rasanya seperti balik jadi mahasiswa tingkat akhir. Karena mulai dari nol, aku sering merasa tertinggal. Seingatku, setiap hari aku cuma tidur 3–4 jam biar tugas beres tepat waktu tanpa harus mengulang."

Di tengah tekanan tersebut, dukungan rekan-rekan sekelas menjadi penyelamat. Salah satu momen yang paling melekat dalam ingatannya terjadi ketika ia masih tinggal di Yogyakarta.

"Waktu itu jam setengah dua pagi, aku lagi ngerjain tugas bareng teman-teman di Discord. Tiba-tiba ada gempa besar banget. Aku langsung lari keluar rumah sambil meluk laptop! Teman-teman di teleponan Discord sampai ikutan panik karena guncangannya kencang banget. Untung waktu itu masih melek ngerjain tugas, kalau nggak mungkin aku nggak bakal bangun."

Background sebagai Bidan Justru Menjadi Nilai Tambah

Latar belakang medis rupanya bukan beban, melainkan keunggulan unik yang membedakan Arie dari kandidat lain. Pola kerja sebagai bidan dan claim analyst kesehatan melatihnya memiliki ketelitian tinggi, kemampuan critical thinking, hingga keahlian membaca dan menganalisis data secara objektif.

Saat memasuki fase persiapan karier di RevoU NEXT, Arie dibimbing oleh Student Development Consultant (SDC) dan praktisi HR profesional untuk mengemas pengalamannya di dalam CV.

"Di CV, latar belakang bidan dan analis klaim kesehatan tidak dihapus, melainkan diposisikan sebagai penunjang strategis. Saat rekruter bertanya, aku bisa menunjukkan kemampuan analisis data dan komunikasi persuasif yang sangat relevan untuk seorang praktisi performance marketing."

The Power of Networking: Diterima Kerja Lewat Jejaring RevoU Alumni

Strategi pencarian kerja Arie membuktikan betapa krusialnya memiliki jejaring profesional. Dari sekitar 62 lamaran yang ia kirimkan dan menghasilkan 10 panggilan wawancara, hampir 70% di antaranya bersumber dari informasi lowongan di kanal Slack Alumni RevoU Community.

Peluang kariernya di Premier Grup pun terbuka lebar dari kanal komunitas tersebut. Rekomendasi dan informasi internal yang dibagikan sesama alumni RevoU memberinya jalan pintas untuk langsung berhadapan dengan tim perekrut.

"Dalam kondisi ekonomi sekarang, relasi dan networking is everything. Jejaring membuka pintu kesempatan. Kadang kemampuan kita sebenarnya lebih dari cukup, tapi tanpa adanya akses dan kesempatan, kita tidak akan pernah punya panggung untuk menunjukkannya."

Menjalani Keseharian Baru sebagai Performance Marketing Specialist

Kini di Premier Grup, Arie bertanggung jawab penuh mengelola kampanye iklan digital, membaca tren pasar, dan mengoptimasi performa iklan bisnis secara berkelanjutan.

"Rasanya luar biasa banget saat melihat kampanye yang kita rancang memberikan dampak langsung ke bisnis perusahaan. Semua malam-malam pusing dan kurang tidur saat belajar dulu terbayar lunas. Sekarang aku bisa dengan percaya diri bilang kalau aku paham caranya memberi dampak nyata, sambil terus belajar untuk bertumbuh lebih baik lagi."

Menurut Arie, Gagal Adalah Hak Istimewa

Menutup lembar transformasinya, Arie menitipkan pesan mendalam bagi siapa saja yang masih dihantui rasa takut untuk berpindah haluan:

"Titik balik hidupku adalah ketika menyadari bahwa kalau lima tahun lagi aku tidak berani melangkah, aku akan tenggelam dalam penyesalan. Untuk teman-teman yang masih takut: coba saja. Hidup cuma sekali dan kegagalan adalah hak istimewa (privilege). Menyesal karena sudah mencoba sekuat tenaga bebannya jauh berbeda dibanding menyesal karena takut mencoba. Kalau kamu tidak berani mencoba, peluang gagalmu sudah pasti 100%. Tapi kalau kamu melangkah, setidaknya ada peluang 50% untuk berhasil."

Siap Switch Career untuk Dapetin Pekerjaan Impian?

Dari latar belakang apa pun kamu memulai, pintu selalu terbuka bagi mereka yang berani mengambil langkah pertama. Bekali dirimu dengan keterampilan relevan, portofolio, dan akses jejaring tanpa batas bersama RevoU.

Mulai langkah transformasi kariermu sekarang!

Ada Pertanyaan? Hubungi Kami!